Stok Sembako di Mempawah Masih Aman, Erlina Akui Gula Pasir Minim

  • Whatsapp
Bupati Mempawah , Hj Erlina saat memimpin rapat Tim Gugus Tugas Covid-19 Mempawah melalui Video Conference yang diikuti oleh Wabup, Forkorpimda dan Anggota Gugus Tugas Covid-19 di Balai Junjung Titah, Senin (6/4/2020)
banner 468x60

LensaKalbar – Bupati Mempawah Hj, Erlina mengakui stok gula pasir minim. Begitu juga harga dipasaran mengalami kenaikan yang signifikan di Kabupaten Mempawah. Kendati demikian, Erlina memastikan dalam waktu dekat gula pasir akan masuk di Kabupaten Mempawah, namun stoknya tidaklah banyak.

“Info yang saya dapat tidak lama lagi stok gula akan masuk, namun tidak banyak, Insyaallah cukup,” kata Bupati Mempawah , Hj Erlina saat memimpin rapat Tim Gugus Tugas Covid-19 Mempawah melalui Video Conference yang diikuti oleh Wabup, Forkorpimda dan Anggota Gugus Tugas Covid-19 di Balai Junjung Titah, Senin (6/4/2020).

Erlina mengaku telah berkoordinasi dengan pemangku kepentingan untuk menghadirkan persediaan gula pasir di Kabupaten Mempawah. “Kita sudah koordinasi dengan pihak terkait, bahkan stok di Bulog sendiri sangat minim untuk gula pasir,” ujarnya.

Walau demikian, orang nomor satu di Bumi Galaherang inipun memastikan kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) di Kabupaten Mempawah dalam kondisi aman. “Kalau sembako diluar gula pasir kita masih aman ya,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Erlina juga menyampaikan perkembangan virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Mempawah. Hingga, Senin (6/4/2020), dia memastikan Bumi Galaherang masih dalam level aman atau zona hijau, meskipun ada beberapa kabupaten/kota yang berbatasan langsung dengan Mempawah telah terkonfirmasi positif Covid-19. Seperti, Kota Pontianak dan Kota Singkawang.

“Pontianak dan Singkawang sudah masuk zona merah, kita berada di tengah-tengahnya, alhamdulillah Mempawah masih masuk kategori zona hijau. Saya harap kondisi ini tidak berubah dan penyebarannya dapat ditekan semaksimal mungkin,” ujarnya.

Setakat ini, ungkap Erlina, RSUD Rubini Mempawah mengisolasi dua warganya yang berasal dari Kecamatan Sungai Pinyuh dan Sungai Kunyit. Keduannya masuk status Pasien dalam Pemantauan (PDP). Sementara PDP asal Kecamatan Sadaniang telah dinyatakan negatif Covid-19 setelah hasil uji laboratorium Litbangkes keluar beberaoa waktu lalu.

“Jadi, ada dua PDP yang masih di rawat ruang isolasi RSUD Rubini Mempawah, mudah-mudahan keduanya tetap sehat dan hasil lab-nya nanti negatif Covid-19,” pungkasnya. (Dex)

banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *