Dukung Kebijakan Gubernur Kalbar untuk Keselamatan Rakyat

  • Whatsapp
Syarief Abdullah Alkadrie, Wakil Ketua Komisi V DPR RI
banner 468x60

LensaKalbar – Wakil Ketua Komisi V DPR RI,  Syarief Abdullah Alkadrie menyatakan kebijakan yang diambil Gubernur Kalbar Sutarmidji untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Cobid-19 di wilayahnya sudah tepat.

Legislator Dapil I Kalbar itu menegaskan bahwa dia mendukung semua kebijakan yang bertujuan untuk menyelamatkan rakyat. “Saya kira sudah tepat kebijakan gubernur tersebut. Saya berharap tidak ada lagi yang berbeda pendapat karena ini untuk kepentingan keselamatan masyarakat. Jadi, semua harus mendukung itu,” kata Syarief, Kamis (19/3/2020).

Seperti diketahui, Pemprov Kalbar resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19 di provinsi tersebut. KLB ditetapkan lewat Surat Keputusan (SK) Gubernur Kalbar mulai Rabu (18/3/2020) sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Keputusan itu mempertimbangkan berbagai hal. Pertama melihat perkembangan warga Kalbar yang sudah terpapar Covid-19.

Termasuk soal perkembangan penanganan warga yang terkait Covid-19, baik orang dalam pemantauan (ODP) hingga pasien dalam pengawasan (PDP). Sekaligus sudah dilakukan penutupan seluruh Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang ada.

Dari semua itu maka Provinsi Kalbar ditetapkan KLB yang nantinya juga bakal diikuti oleh pemerintah kabupaten/kota yang lain. Tujuannya untuk meningkatkan koordinasi pemprov dengan kabupaten/kota dalam menanggulangi Covid-19.

Lebih lanjut Syarief sepakat bila dilakukan penutupan jalur perbatasan untuk sementara waktu, guna melokalisir penyebaran virus corona.

“Saya kira lockdown saja perbatasan di Kalbar. Artinya ini untuk keselamatan,” kata Syarief Alkadrie.

Dia meminta pemerintah daerah kabupaten/kota di Kalbar juga harus mendukung langkah gubernur tersebut. Sebab, ini semua demi menyelamatkan masyarakat.

“Saya dukung berkaitan dengan penyelamatan rakyat. Pemda tingkat dua juga harus dukung (kebijakan gubernur) karena itu berkaitan dengan instruksi pusat,” ungkapnya.

Dia meminta masyarakat untuk tidak panik menghadapi kondisi ini. Karena itu, dia mengimbau pengetatan harus dilakukan.

Pola hidup bersih dan sehat, social distancing, menggunakan masker, hand sanitizer hingga memeriksakan suhu tubuh, harus dilakukan.

Syarief pun meminta acara-acara dan keramaian-keramaian sebaiknya ditunda terlebih dahulu. “Ini untuk kepentingan keselamatan jiwa,” tegasnya.

Ketua DPP Partai Nasdem itu meminta Gubernur Kalbar untuk melihat kembali ketersediaan anggaran di APBD untuk penanganan bencana. Menurut dia, bisa saja pemprov merealokasi anggaran di pos tertentu untuk penanganan bencana.

“Pak Gubernur juga harus melihat kembali dana di pos-pos APBD, apa yang harus dipersiapkan dan direalokasi untuk penanganan virus ini. Saya kira ini harus didukung, tetapi saya yakin semua kebijakan itu pemda lebih tahulah,” pungkasnya. (LK1)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *