Beranda Headline Kayan Hilir Dibangun Jalan Baru, Kayan Hulu Butuh Perhatian Serius

Kayan Hilir Dibangun Jalan Baru, Kayan Hulu Butuh Perhatian Serius

Bupati Sintang, Jarot Winarno didampingi Camat Kayan Hilir, dan Anggota DPRD Sintang, Santosa meninjau dan meresmikan ruas jalan Desa Monbay Begununk menuju Desa Engkerangan. Foto Atas. Foto Bawah. Ruas jalan Simpang Ganjah menuju Desa Riam Panjang Kayan Hulu dalam kondisi memprihatinkan

LensaKalbar –  Kamis,19 Desember 2019 lalu, Bupati Sintang, Jarot Winarno didampingi anggota DPRD Sintang, Santosa meresmikan ruas jalan baru di wilayah Kecamatan Kayan Hilir.

Dengan panjang jalan 4 km dan lebar 12 m. Ruas jalan itupun diyakini dapat menghubungkan Desa Monbay Begununk menuju Desa Engkerangan.

“Ruas jalan itu sudah diresmikan. Bakan sudah selesai dikerjakan di tahun anggaran 2019 lalu,” kata anggota DPRD Sintang, Santosa, kepada Lensakalbar.co.id, Jumat (10/1/2020).

Sementara, di Kecamatan Kayan Hulu juga terdapat beberapa titik ruas jalan dan jembatannya dalam kondisi memprihatinkan. Contoh, ruas jalan Simpang Ganjah menuju Desa Riam Panjang, Kecamatan Kayan Hulu. Rusak parah. Kemudian, Desa Riam Panjang menuju Nanga Tampang beberapa titik jalan dan jembatannya dalam kondisi putus, sehingga masyarakat setempat terpaksa menggunakan transportasi sungai.

“Sejumlah ruas ini yang sangat memprihatinkan dan butuh perhatian serius oleh pemerintah setempat,” katanya.

Olehkarenanya, legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) inipun menyarankan pemerintah mesti mengambil langkah konkrit dalam mengatasi persoalan insfrastruktur di Kabupaten Sintang, khususnya di Kecamatan Kayan Hulu tersebut.

Sebab, sambung dia, masyarakat sudah lama menanti ruas jalan yang layak untuk dilewati. “Kalau dilihat kondisi saat ini, ditambah musim penghujan, tentu jalannya hancur dan sulit untuk dilewati baik kendaraan roda dua maupun roda empat,” katanya.

Karena itu, Santosa berharap adanya perbaikan  atau peningkatan di ruas jalan tersebut. Sebab, jalan adalah urat nadi perekonomian masyarakat. Tanpa infrastruktur jalan dan jembatan yang memadai, maka perekonomian masyarakat terancam lumpuh.

Kondisi ini mestinya menjadi landasan dan terobosan baru untuk Pemerintah Kabupaten Sintang dalam mengatasi persoalan infrastruktur jalan dan jembatan.

“Wajib dianggarkan. Apakah itu untuk perbaikan atau peningkatan di ruas jalan itu. Tentunya kita dari DPRD mendukung dan siap mendorong hal tersebut,” pungkasnya. (Dex)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here