Beranda Sintang Menuju Indonesia Emas Melalui Peran Bidan Kesehatan

Menuju Indonesia Emas Melalui Peran Bidan Kesehatan

Bupati Sintang, Jarot Winarno saat memberikan sambutannya pada acara puncak Musyawarah Cabang Ikatan Bidan Indonesia VII dan Peringatan Hari Ulang Tahun  IBI Ke 68 Tahun 2019 di  Rumah Adat Melayu Tepak Sirih, Sabtu (2/11/2019)

LensaKalbar – Indonesia ingin menjadi bangsa yang besar di tahun 2045 atau tepat satu abad Indoensia merdeka. Peran Ikatan Bidan Indoensia (IBI) sangat penting untuk mewujudkan ihawal tersebut.

“Kita ini ingin menjadi bangsa yang besar tahun 2045 nanti, asalkan dua hal kita harus kejar untuk bisa menjadi bangsa besar. Pertama adalah bangsa kita harus mampu memacu pertumbuhan ekonomi diatas 5 persen dengan  terus meningkatkan inovasi. Dan melakukan pekerjaan dan tugas kita dengan yang luar biasa, bukan yang biasa-biasa saja. Kedua adalah dengan meacu pembangunan manusianya. Maka saya senang bidan terus menggaungkan pemberdayaan masyarakat,” ugkap Bupati Sintang, Jarot Winarno saat menghadiri acara puncak Musyawarah Cabang Ikatan Bidan Indonesia VII dan Peringatan Hari Ulang Tahun  IBI Ke 68 Tahun 2019 di  Rumah Adat Melayu Tepak Sirih, Sabtu (2/11/2019).

Menurut Jarot, perana seorang bidan untuk menuju Indonesia emas sangat besar, khususnya terkait  kesehatan. “Pahala bidan sangat besar di pedalaman. Maka sejak saya menjadi Bupati, dari total 200 bidan yang magang, kita sudah angkat 100 menjadi kontrak. Pada penerimaan CPNS Tahun 2019 ini, kita buka 39 formasi untuk tenaga bidan. Tetapi tempatnya jauh. Kalian harus berani ambil meskipun jauh,”katanya.

Selain itu, Bidan juga harus mampu menghadapi era Revolusi Industri 4.0. “Mau tidak mau, kalian harus hadapi. Misalkan  download aplikasi kesehatan yang bisa membantu pekerjaan kalian,” saran Bupati Jarot.

Secara global, sambung Jarot, ada tiga tantangan yang harus dihadapi yakni tingginya angka kematian ibu, rendahnya toleransi tehadap HIV AIDS, dan rendahnya pemahaman kesadaran  seksual serta program  Keluarga Berencana yang sudah mengalami kemunduran.

“Ini yang menjadi tugas bidan dan memecahkan tantangan itu sendiri,” pungkasnya. (Dex)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here