Dari 2008 Hingga 2019, Pemkot Bedah 13 Ribu Rumah Tak Layak Huni

  • Whatsapp
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menghadiri Apel Besar Tiga Pilar di Hotel Aston Pontianak, Senin (14/10/2019). FOTO: HUMPRO

LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menegaskan, kepedulian Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terhadap masyarakatnya, terutama warga yang kurang mampu. Satu di antaranya melalui program bedah rumah.

Menurutnya, sejak tahun 2008, Pemkot Pontianak sudah melakukan program bedah rumah. “Sekarang sudah hampir 13 ribu rumah yang kita perbaiki melalui program tersebut,” ujarnya, usai menghadiri Apel Besar Tiga Pilar di Hotel Aston Pontianak, Senin (14/10/2019).

Diakuinya, masih ada sekitar 1.800 rumah yang perlu dibedah. Program tersebut tidak serta merta dilakukan sekaligus, tetapi secara bertahap. Saat ini rumah yang rusak berat bisa dikatakan tidak ada, yang ada hanya rusak ringan.

“Semua ini masuk dalam program bedah rumah. Nanti kita juga akan anggarkan untuk perbaiki toiletnya,” tuturnya.

Anak-anak usia sekolah, lanjut Edi, juga harus bersekolah. Tidak boleh ada anak yang tidak bersekolah sebab sekolah gratis. Begitu juga bantuan-bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan raskin, KIS, dan lainnya semua menjadi fokus pihaknya.

“Kami tidak sendirian tetapi kita dibantu oleh Kementerian Sosial,” sebutnya.

Edi meminta masyarakat juga peduli terhadap warga yang ada di sekitarnya. Kalau ada warga kurang mampu yang sakit, silakan RT/RW laporkan ke kelurahan.

“Saya minta camat dan lurah untuk memantau seluruh warga di wilayahnya masing-masing,” imbuhnya.

Seperti halnya berita viral Lena sekeluarga, yang notabene secara administrasi kependudukan masih tercatat sebagai warga Pontianak, kepindahan mereka ke Kabupaten Kubu Raya dan mendirikan gubuk di sana tanpa melapor dari RT atau lurah tempat asalnya.

“Padahal kalau mereka lapor ke kita, kita siapkan tempat tinggal bagi mereka di rumah susun,” pungkasnya. (Jim/Humpro)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *