Bersama Najwa Sihab, Midji Komitmen Tingkatkan Minat Baca Anak Sejak Dini

  • Whatsapp

LensaKalbar – Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji menghadiri kegiatan Wisata Literasi Nasional bersama Najwa Shihab (Duta Baca Indonesia) dan Launching 1000 Buku Karya Pelajar dan Guru-guru se-Kalimantan Barat, di Aula Rumah Dinas Gubernur Kalbar, Sabtu (7/9/209).

Kegiatan ini adalah program kerjasama antara Forum Indonesia Menulis dan Perpustakaan Nasional Indonesia dalam rangka meningkatkan minat baca masyarakat Kalimantan Barat.

Gubernur Kalbar mengapresiasi dan mendukung kegiatan Wisata Literasi Nasional ini, agar mendorong masyarakat untuk membaca sejak dini hingga dewasa dan membaca menjadi gaya hidup masyarakat.

“Saya sejak walikota sudah ada wisata literasi, ini wadah untuk mendorong orang agar gemar membaca. Baca itu bagian dari kehidupan seharusnya,” katanya.

Dengan membaca, tambah dia, bisa menambah informasi dan ilmu pengetahuan. “Jadi, satu hari tidak membaca ada yang kurang dalam kehidupan saya. Contoh saya mau turun ke kantor koran belum datang saja, saya rasanya ada yang kurang hari itu. Ketika sampai ke kantor pertama saya cari koran untuk membaca, silahkan tanyakan sama ajudan saya, saya perintah cari koran. Karena saya harus mendapatkan berita cepat,” ujarnya.

Olehkarenanya, kata dia, apabila sudah menjadikan literatur sebagai gaya hidup artinya kebutuhan kita, style kita maka akan bisa sesuaikan dengan apa yang sedang berkembang.

“Ketika saya disuruh sebagai narasumber, saya melengkapi dengan artikel-artikel dengan membaca, supaya ketika menjadi narasumber kita bisa sambung apa yang akan dibicarakan. Saya sarjana hukum tapi saya tidak akan kalah ketika bicara soal teknik, bicara politik, bicara tentang hukum, bicara ekonomi, dan kebiasaan membaca apalagi dengan membaca yang baik maka itu akan jadi modal dengan perkejaan yang rumit dan banyak,” katanya.

Menurutnya, cepat kerjanya otak itu, tergantung dari mana kita asah otaknya. “Kebanyakan orang refeshing dengan berwisata untuk kembali segar kembali, literatur itu bisa juga menjadikan kita fresh dimana saja, kapan saja, tidak perlu pergi jauh-jauh kita bisa kembali fresh,” tegasnya.

Adapun program pemprov Kalbar untuk menarik masyarakat membaca salah satunya indikator desa mandiri yang mana menyiapkam perpustakaan di desa tersebut agar minta baca bisa tumbuh di desa-desa yang ada di Kalbar.

“Kita buat balai desa, posyandu dan tempat publik ada rumah baca. Nah kita lengkapi literaturnya biar anak-anak bisa membaca,” katanya.

Selain itu, Pemprov Kalbar juga akan memiliki pusat sertifikasi keahlian kerja dan perpustakaan digital dalam waktu dekat untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

“Kemajuan ilmu pengetahuan teknologi buku itu mudah didapatkan, dan kita telah ada perpustakaan digital dan itu bisa diakses semua karena hak cipta sudah dibayar oleh negara, siapapun boleh melengkapi literatur itu. Kita maunya perbanyak perpustakaan digital, rumah baca dan buku digital lebih murah dan luas serta banyak pilihan, saya berharap semua taman dan ruang publik di kalbar ada rumah baca,” pungkasnya. (Nrt/Humpro)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *