Empat Ruko Pasar Inpres Ludes Dilalap Si Jago Merah

  • Whatsapp
Empat ruko kawasan Pasar Inpres, Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang hangus terbakar, Minggu (9/6/2019)
banner 468x60

LensaKalbar – Kebakaran hebat melanda kawasan pertokoan Pasar Inpres, Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang, Minggu (9/6/2019) pukul 01.10 WIB.

Peristiwa itu menghanguskan empat bangunan rumah toko (ruko). Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kebakaran itu, namun kerugian ditaksir miliar rupiah.

Kasi Pencegahan Penanggulangan Kebakaran Satpol PP dan Damkar Sintang, Yudius, mengaku belum mengetahui persis titik api berasal dari mana. Saat laporan masuk, kondisi api sudah membesar dan menghasungkan beberapa ruko tersebut.

“Petugas yang sedang piket mendapat laporan kejadian kebakaran pukul 01.10 WIB,”kata Yudius kepada Lensakalbar.co.id.

Mendapat laporan kebakaran, ungkap Yudius,  tim pemadam kebakaran Sintang langsung bergerak ke lokasi dengan 6 unit mobil pemadam dan dibantu dengan 3 unit mobil pemadam Busera Sintang.

“Api dapat dipadamkan kurang lebih pukul 4 subuh lewat. Kemudian dilakukan proses pendinginan yang memakan waktu kurang lebih 2-3 jam,” katanya.

Adapun empat bangunan rumah toko (ruko) yang ludes terbakar dilalap si jago merah, meliputi:

  • RM. Switi
  • Bengkel Sepeda
  • Bengkel Motor
  • Toko Bangunan

“Dugaan sementara api berasal dari lantai 3 RM. Switi. Penyebabnya belum kita ketahui apakah bersumber dari konsletong listrik atau ada faktor lain (human eror,red),” tuturnya.

Olehkarenanya, Yudius mengimbau agar masyarakat selalu hati-hati dan waspada. Untuk mencegah terjadinya kebakaran ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Contoh saat menggunakan kompor minyak jangan meninggalkan kompor dalam keadaan menyala. Matikan kompor saat menyala.

Sementara untuk penggunaan kompor gas harus memasang klen dengan erat dan kuat. Pastikan slang, klen, dan regulator tidak dalam keadaan bocor ataupun rusak. Dan juga harus membersihkan kompor gas secara rutin dari tumpahan minyak yang melekat.

Apabila terjadi ledakan, tambah Yudius, segera padamkan titik api dengan keset, karung goni, dan CO2. “Jangan panik. Usahakan segera melepas regulator dari tabung gas dan bawa ke ruangan terbuka,” imbaunya.

Selain itu, masyarakat di Kabupaten Sintang diharapkan agar segera mungkin menghubungi petugas pemadam kebakaran, apabila terjadi peristiwa kebakaran. Caranya dengan menghubungi nomor telpon Damkar Sintang, 0565-21875.

“Kami siap melayani dan stanbay selama 24 jam,” tutupnya. (Dex)

banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *