Putri Senang Naik Mobil Damkar Karena Ada Sirine

  • Whatsapp
banner 468x60

LensaKalbar – Putri (5), satu di antara siswi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), tampak kegirangan saat ia menaiki mobil berukuran besar berwarna merah dengan tangki air di belakang. Ia bersama teman-teman sebayanya begitu ceria dan senang saat berada dalam mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak.

“Senang sekali bisa ikut mobil pemadam kebakaran karena ada bunyi sirinenya,” ucapnya polos saat turun dari kendaraan pemadam kebakaran di Komplek Kantor Wali Kota Pontianak, Senin (29/4/2019).

Mereka dibawa mengelilingi kawasan kantor diiringi raungan sirine mobil pemadam kebakaran. Selain itu, beberapa anak juga tampak menumpang di kendaraan patroli Satpol PP Kota Pontianak mengikuti di belakang mobil pemadam kebakaran. Suasana hiruk pikuk dengan suara anak-anak yang antusias ingin merasakan berada di dalam kendaraan pemadam kebakaran.

Kunjungan siswa-siswi PAUD di bawah binaan Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pontianak ke Kantor Wali Kota Pontianak ini adalah pertama kalinya.

Kedatangan mereka pun disambut Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono untuk melihat suasana lingkungan Kantor Wali Kota. Edi menyambut baik kunjungan siswa-siswi PAUD ini karena mereka bisa melihat bagaimana Pemkot Pontianak dalam melayani masyarakat terutama berkaitan dengan pengaturan dan penataan lalu lintas, mengatasi bencana kebakaran, serta sosialisasi dari para dokter gigi yang tergabung dalam Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) tentang pengetahuan bagaimana merawat gigi yang benar.

Bunda PAUD Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie Kamtono menjelaskan, kunjungan siswa PAUD di bawah binaan TP PKK Kota Pontianak ini dalam rangka mengenalkan mereka bagaimana suasana Kantor Wali Kota. Selain itu, mereka juga diberikan edukasi bagaimana cara merawat gigi yang benar serta bagaimana tanggap menghadapi bencana kebakaran.

“Karena kurikulum  ini sudah dimasukkan saat ini bagaimana anak-anak PAUD harus tanggap dalam menghadapi bencana, baik itu bencana banjir, kebakaran dan sebagainya,” sebutnya.

Yanieta, yang juga sebagai Ketua TP PKK Kota Pontianak ini menambahkan, untuk Kota Pontianak sendiri, yang paling sering dihadapi adalah bencana kebakaran, jadi mereka diajarkan bagaimana tanggap menghadapi bencana kebakaran.

“Edukasi dalam berlalu lintas yang benar juga diberikan kepada anak-anak PAUD,” imbuhnya.

Dengan adanya kegiatan ini dirinya berharap para siswa PAUD mendapat wawasan dan pengetahuan baru sehingga kedepannya akan lebih tanggap menghadapi situasi bencana.

“Saya berharap kegiatan ini dapat berlangsung rutin setiap tahun sehingga kita selalu memberikan pengetahuan yang update terus,” pungkasnya.

Saat ini, jumlah PAUD binaan TP PKK Kota Pontianak tercatat sebanyak 30 PAUD dengan jumlah 620 siswa. Siswa PAUD di bawah binaan PKK ini tidak dipungut biaya karena memang keberadaan PAUD tersebut diperuntukkan bagi warga kurang mampu. (Nrt/Hms)

banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *