TNI-Polri dan Warga Perbaiki Jembatan Rusak, Halo Pemkab Sintang?

  • Whatsapp
Personel Polsek Sepauk, TNI, dan warga Desa Tanjung Ria gotong royong memperbaiki jembatan Sungai Tempurou, Jumat (1/2/2019)

LensaKalbar – Kerja sama antara anggota Polri, TNI,  dan warga Desa Tanjung Ria, Kecamatan Sepauk   membuahkan hasil. Lantaran kerja sama tersebut mampu memperbaiki jembatan Sungai Tempurou yang tadinya rusak berat.

“Jembatan itu menggunakan pondasi kayu dan sudah rapuh dan terancam ambruk lagi, sehingga anggota Polsek Sepauk, Koramil, dan warga bergotong royong,” kata Kapolsek Sepauk, Iptu Suwaris, kepada Lensakalbar.com,  Jumat (1/2/2019).

Perbaikan jembatan tersebut dinilai sangat perlu dilakukan. Mengingat pada Kamis (31/1/2019) lalu, sebuah truk bermuatan kulat amblas di jembatan itu.

“Kita mulai perbaiki sekitar pukul 13.30 WIB. Selesainya sekitar pukul 17.00 WIB. Semua kita lakukan secara bersama-sama, baik itu anggota Polri, TNI, dan warga setempat,” tuturnya.

Apabila tidak diperbaiki, tambah Suwaris, mobilitas warga setempat akan terancam lumpuh. Pasalnya jembatan Sungai Tempurou merupakan akses utama dari dan menuju pusat perbelanjaan dan perkantoran di Kecamatan Sepauk.

“Langkah perbaikan dilakukan guna menciptakan situasi aman, nyaman, dan kondusif,” katanya.

Satu di antara warga Desa Tanjung Ria, Edy mengaku bahwa jembatan itu sudah puluhan tahunnya berdiri. Terlebih lagi, jembatan itu berpondasi kayu karena sudah sangat lama tidak tersentuh pembangunan dari pemerintah Kabupaten Sintang.

“Jembatan itu berpondasi kayu karena sudah sangat lama tidak tersentuh pembangunan,” kata Edy.

Menurutnya,  jembatan tersebut melalui ruas jalan berstatus Pemerintah Kabupaten Sintang. Dengan dilakukannya aksi gotong royong antara Polri, TNI, dan masyarakat setempat dalam memperbaiki jembatan tersebut diharapkan mampu menyentil Pemerintah Kabupaten Sintang agar segera melakukan langkah perbaikan jembatan untuk mempermudah akses masyarakat.

“Jika itu tidak segera ditangani tentu akan berdampak terhadap perekonomian masyarakat, jangan sampai jembatan itu sudah ambruk baru ditangani,” ucapnya. (Dex)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *