Alhamdulillah, Surau AL-A’LA Mendapat Perhatian Pemkab Sintang

  • Whatsapp

LensaKalbar –Alhamdulillah. Pemkab Sintang akhirnya memperhatikan Surau Al-A’la,” ucap syukur Wakil Ketua Pengurus Surau Al-A’la, Sukasno, saat ditemui Lensakalbar.com, di Dusun Sapta Bedang, Desa Ampar Bedang, Kecamatan Binjai Hulu, Jumat (11/1/2019) petang.

Pada Senin (27/8/2018) lalu. Surau Al-A’la dikeluhkan tidak pernah sama sekali disentuh bantuan oleh Pemerintah Kabupaten Sintang dan pihak manapun. Berbagai harapan pun terlontarkan dari bibir masyarakat setempat. Terutama minta diperhatikan dan dipedulikan.

Bacaan Lainnya

Mengingat surau tersebut merupakan satu-satunya sarana dan prasarana yang dijadikan umat muslim setempat sebagai rumah ibadah dalam melaksanakan shalat lima waktu.

Kendati bangunnya hanya berukuran mungil 4 X 4 meter. Surau Al- A’la dapat menampung 25 jamaah yang dibagi dalam empat sab saat melaksanakan shalat berjamaah.

Mirisnya, tatkala waktu Magrib tiba. Suara adzan nyaris tak kedengaran di rumah penduduk setempat. Mengapa tidak?, Karena surau itu terletak di wilayah yang belum teraliri listrik dari PT PLN (Persero) sejak puluhan tahun silam.

Sebuah pelita dan senter ukuran kecil pun diandalkan jamaah surau itu, sebagai cahaya penerangan untuk melaksanakan shalat. “Surau ini dulunya dibangun sejak tahun 2009 silam dengan swadaya masyarakat setempat. Sejak awal dibangun sampai tanggal 27 Agustus 2018 lalu, belum pernah diperhatikan dan dipedulikan. Baik itu Pemerintah Kabupaten Sintang dan pihak manapun. Bahkan kondisi bangunannya sangat memprihatinkan,” cerita Sukasno.

Tetapi, Jumat ( 11/1/2019) sekitar pukul 17.25 WIB. Masyarakat yang tinggal di Dusun Sapta Bedang mengucapkan syukur “Alhamdulillah” kepada Allah SWT. Tatkala melihat rombongan Pemerintah Kabupaten Sintang yang dipimpin langsung oleh anggota DPRD Sintang, Syahroni menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp25 juta kepada Ketua Pengurus Surau Al-A’la.

“Surau Al-A’la mendapatkan bantuan uang sebesar Rp25 juta dari Pemkab Sintang. Bantuan yang diterima akan dimanfaatkan sebaik mungkin,” ujarnya.

Rencanyanya, kata Sukasno, Surau Al-A’la akan direlokasi ke tempat yang baru dengan luas lahan 10 x 10 meter. Mengingat letak bangunan surau itu tepat di bibir Sungai Kapuas. Sehingga tidak terjamin keamanannya.

“Rencanyanya akan kita relokasi tidak jauh dari bangunan ini. Yang jelas tidak di bibir Sungai Kapuas,” katanya.

Apakah Surau Al-A’la akan dibangun dengan pondasi beton dan cor semen. Atau kembali 100 persen menggunakan material kayu?

“Kita akan musyawarahkan dulu dengan semua pengurus surau. Kalau dananya cukup untuk pondasi beton, mengapa tidak. Yang jelas kita akan putuskan setelah musyawarah bersama seluruh pengurus surau,” katanya.

Apabila hanya mengandalkan bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Sintang, tambah Sukasno, tidak akan cukup untuk membangun pondasi beton dan cor semen. Karena untuk mewujudkannya butuh dana besar. Seandainya tidak ada bantuan dari pihak lain kedepanya. Maka pilihan alternatifnya adalah menggunakan material kayu 100 persen. Seperi bahan bangunan asalnya.

“Kalau hanya mengharapkan dana itu saja, kita bikin seperti seperti biasa saja. Bentuknya jelas akan berubah dan lebih resprestatif untuk digunakan sebagai rumah ibadah umat muslim,” ujarnya.

Berharap Bangunan Surau Al-A’la Berdiri Lebih Layak

Anggota DPRD Sintang, Syahroni mengatakan bantuan yang diberikan Pemerintah Sintang dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Harapannya, ketika bangunan itu direlokasi ketempat yang baru, dapat berdiri dengan kokoh dan layak, sehingga dapat diperuntukan sebagai rumah ibadah umat muslim yang lebih representatif.

Syahroni mengatakan Pemerintah Kabupaten Sintang telah berkomitmen membangun sarana ibadah, karena sesuai dengan program visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sintang.

“Jadi tujuan Pemkab Sintang itu ingin memberikan rasa nyaman dan bersikap adil bagi umat beragama di Sintang. Artinya, tidak hanya surau dan masjid saja yang dibantu. Tapi gereja juga dibantu. Itulah bentuk komitmen nyata Pemkab Sintang di era kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sintang, Jarot-Askiman,” tutup legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). (Dex)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *