Pesan Bupati Jarot untuk Damkar Sintang, Martin: Tetap Semangat dan Responsif

  • Whatsapp
Bupati Sintang, Jarot Winarno saat memberikan arahan dan langkah-langkah penanganan kebakaran kepada Kasat Satpol PP dan Damkar Sintang, Martin Nandung, di lokasi kebakaran Jalan YC Oevang Oeray Sintang, Senin (7/1/2018)

LensaKalbar – Ketika mendampingi Bupati Sintang, Jarot Winarno  meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan 10 rumah toko (Ruko) di Jalan YC Oevang Oeray Sintang.

Kasat Satpol PP dan Damkar Sintang, Martin Nandung mengaku mendapat pesan dari orang nomor satu di Bumi Senentang. Pesan yang dimkasudnya adalah terkait langkah-langkah penanganan kebakaran yang terjadi di Kabupaten Sintang.

Bacaan Lainnya

“Pesannya kita diminta  tetap semangat dan responsif terhadap laporan kebakaran yang terjadi di Kabupaten Sintang,” ungkap Martin Nandung, saat dihubungi Lensakalbar.com, Senin (7/1/2018).

Terkait sarana dan prasarana pemadam kebakaran, ungkap Martin, akan dilengkapi secara bertahap.
“Untuk berbagai kekurangan sarana akan dilengkapi secara bertahap. Itu pesannya Bupati Sintang,” tuturnya.

Martin merinci saat ini, Damkar Sintang memiliki 3 unit mobil tangki, 1 unit mobil water suplai,  dan 2 unit mesin pompa. Sarana dan prasarana yang dimiliki tentunya belum optimal untuk penanganan peristiwa kebakaran yang terjadi saat ini.

Meskipun demikian, pihaknya tetap akan memberikan pertolongan dan melayani masyarakat yang menjadi korban kebakaran. Apalagi, di tahun 2019 ini, Damkar Sintang rencananya akan menambah 1 unit mobil water suplai, 1 unit mobil operasional karhutla, dan beberapa unit mesin pompa dan selang.

“Kita juga dibantu oleh pemadam swasta yang ada di Sintang,” katanya.

Dengan ditambahnya sarana dan prasarana tersebut, Martin berharap petugas Damkar dapat responsif melakukan penanganan dan pertolongan terhadap korban kebakaran.

“Petugas harus cepat sampai di TKP peristiwa kebakaran. Lakukan pertolongan, terutama terhadap korban, apabila ada yang terjebak di lokasi kebakaran,” ujarnya.

Selain itu, tambah Martin, pihaknya juga akan membantu 13 kecamatan. Kecuali Kecamatan Sintang. Bantuan yang dimkasudnya adalah dengan memberikan 1 unit mesin pompa, 1 set selang, dan perlengkapan lain-lainnya. Langkah itu diambil agar masyarakat yang tinggal di 13 kecamatan itu merasa terbantu ketika  ada peristiwa kebakaran terjadi di wilayahnya.

“Setidaknya masyarakat di 13 kecamatan tidak kebingungan mencari sejumlah peralatan pemadam kebakaran,” ujarnya.

Kemudian, Martin mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Sintang agar selalu waspada sejak dini. Terus perhatikan kabel listrik yang ada di rumah maupun di ruko. Jika sudah tidak dalam kondisi baik. Segera diganti kabel itu dengan yang baru.

“Sehingga tidak terjadi konsleting listrik yang dapat menyebabkan kebakaran,” tutupnya. (Dex)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *