Sudah Satu Minggu, Enam Kelurahan dan Lima Desa di Kecamatan Sintang Terendam Banjir

  • Whatsapp
Ruas jalan poros dan rumah penduduk warga di Kelurahan Ulak Jaya. Foto Dokumentasi Kecamatan Sintang

LensaKalbar – Tingginya intensitas curah hujan akhir-akhir ini, mengakibatkan sejumlah ruas jalan dan rumah penduduk di Kecamatan Sintang terendam banjir.

Berdasarkan data Kecamatan Sintang ada enam kelurahan dan lima desa, ruas jalan dan rumah penduduknya terendam banjir.

Bacaan Lainnya

Enam  kelurahan dan lima desa itupun, meliputi:

  • Kelurahan Ladang
  • Kelurahan Ulak Jaya
  • Kelurahan Kapuas Kanan Hulu
  • Kelurahan Kapuas Kanan Hilir
  • Kelurahan Mekar Jaya
  • Kelurahan Menyubung Tengah
  • Desa Marti Guna
  • Desa Lalang Baru
  • Desa Sei Ana
  • Desa Teluk Kelansam
  • Desa Tanjung Kelansam
Gedung Serbaguna Desa Tanjung Kelansam terendam banjir

“Semuanya terendam banjir.  Baik jalan poros maupun rumah penduduk,”  ungkap Camat Sintang, Ana Prihatina, saat dihubungi Lensakalbar.com,  Minggu (16/12/2018).

Olehkarenanya,  kata Ana, mulai besok,  Senin (17/12/2018). Pihaknya akan segera melakukan pendataan terhadap rumah penduduk yang terendam banjir. “Besok kita data semuanya. Selanjutnya akan kita laporkan kepada Bupati Sintang dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sintang,” katanya.

Menurut Ana, jalan poros yang terendam banjir diwilayah kerjanya seperti, Jalan Tengku Umar, Amal, Mertiguna, Lalang Baru, Baning Hulu, Cik Ditiro, Katamso, Menyubung Tengah, Mekar Jaya, dan Jalan Pantai mulai dari Kelurahan Mekar Jaya, Kapuas Kiri Hilir, dan Kapuas Kanan Hulu.

Jalan Merti Guan – Lalang Baru terendam banjir

“Gang sehat dan  Aji Melayu tepatnya di depan SDN 9. Hampir sebagian besar wilayah Kecamatan Sintang terendam banjir. kondisi ini terjadi sudah satu minggu,” katanya.

Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diiginkan. Ana mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat khusunya di Kecamatan Sintang agar selalu waspada dengan kondisi air yang semakin naik. Terutama tingkatkan pengawasan terhadap anak-anak  untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Berhati-hati juga juga terhadap arus listrik, jangan sampai ada yang terendam air. Kalau sudah terendam maka akan menimbulkan sengatan listrik,” imbaunya. (Dex)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *