Ayo….Lawan Musuh Besar Pilgub Kalbar

  • Whatsapp

LensaKalbar – Seluruh  lapisan masyarakat Kabupaten Sintang harus melawan musuh besar pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalbar, yakni politik uang (money politic) dan politisasi Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).

“Kita harus lawan. Jangan beri ruang untuk praktik-praktik itu,” kata Bupati Sintang, Jarot Winarno ketika menghadiri Deklarasi Pilkada Damai, di Ballroom Hotel My Home Sintang, Rabu (14/2).

Bacaan Lainnya

Menurut Jarot, deklarasi ini menjadi bentuk komitmen semua untuk melawan musuh besar tersebut. Oleh karenanya, kegiatan ini patut dijadikan momentum untuk mengokohkan semangat dan motivasi mengkonsolidasikan demokrasi.

“Kita ini sudah sering Pemilu, mulai dari Pilkades Serentak, Pilbup, Pilgub, Pileg dan Pilpres. Sejauh ini kita, khususnya di Sintang, aman dan baiklah. Kondisi ini harus tetap kita jaga secara bersama,” seru Jarot.

Ia menilai, proses dan hasil Pemilu ini sangat berdampak pada kehidupan bermasyarakat. Untuk itulah, semua patut peduli terhadapnya. Sehingga dapat menggiringnya untuk berjalan dengan baik dan lancar.

“Masyarakat tentukan melalui partisipasi dalam memberikan suara. Saya harap Pilkada kali ini, untuk memilih Gubernur Kalimantan Barat, dapat berjalan dengan baik dan benar,” kata Jarot.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sintang, Fransiskus menyampaikan, komitmen bersama ini menjadi kunci bagi semua pihak untuk secara bersama-sama menciptakan setiap tahapan Pilkada Serentak 2018 yang bebas dari pengaruh politik transaksional. Termasuk menggunakan isu sentimen terhadap SARA dalam kampanye.

“Bawaslu memiliki komitmen dan tanggung jawab untuk memastikan integritas Pilkada,” katanya.

Melalui deklarasi ini, Fransiskus berharap, Penyelenggara Pemilu sungguh-sungguh sepakat dan berkomitmen untuk mewujudkan demokrasi yang berkualitas.  (Dex)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *