Sah, APBD Sintang 2018 Rp1,8 T

  • Whatsapp
banner 468x60

LensaKalbar – APBD Sintang Tahun Anggaran 2018 senilai Rp1,84 Triliun disahkan dalam Paripurna di DPRD, Kamis (30/11). Pemerintah Daerah diharap langsung bekerja usai penetapan ini, agar pembangunan cepat berjalan.

Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Sintang, Jeff ray Edward didampingi Sandan dan Tery Ibrahim selaku Wakil Ketua dan dihadiri 26 dari 35 Anggota DPRD Sintang. Dihadiri juga Bupati Jarot Winarno, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Usai ditetapkan semua, SKPD dihadapakan dapat melaksanakan program dengan tertib sesuai program, kebutuhan, transparan, dan partisipatif,” kata Jeffray.

Baca: Orangtua Wajib Tahu! Tiga Jenis Penyakit Ini Muncul Saat Banjir

Menurut Jeffray, dengan sudah pengesahan APBD, pembangunan yang dijalankan harus mampu memajukan daerah. Konsep pembangunan agar seutuhnya dapat menyentuh masyarakat.

Juru Bicara Gabungan Komisi DPRD Sintang, Melkianus berharap, dengan telah disahkannya APBD TA 2018 ini pemerintah dapat segera bekerja. Bagian pengadaan di Sekretariat Daerah (Setda) diingatkan agar melaksanakan lelang di awal tahun anggaran. Bukan sebaliknya, lelang berjalan sudah hampir diujung tahun anggaran berjalan.

Serapan anggaran harus cepat berjalan. Begitu juga proyek pembangunan, mestinya cepat terealisasi serta dapat diselesaikan tepat waktu.

Bupati Sintang, Jarot Winarno tidak menampik, cukup berat dengan turunnya anggaran. Dampak tersebut dirasakan pemerintah terkait dalam merealisasikan pembangunan. Di mana kebutuhan pembangunan senantiasa meningkat, sementara anggaran sebaliknya.

Baca: Aduh! Bukanya Khawatir Penyakit,  Anak-Anak-di Masuka Malah Asyik Main Banjir

Menurut Jarot, pemerintah tetap mengambil langkah guna mengoptimalkan anggaran yang tersebut. Pasalnya, pembangunan harus tetap berjalan. Tidak boleh berhenti karena persoalan anggaran minim. Langkah menyiasatinya yakni dengan menerapkan strategi efesiensi. Belanja daerah diutamakan hal yang produktif.

Jarot menambahkan, determinasi pembangunan juga akan dilakukan. Artinya pembangunan yang betul-betul dibutuhkan masyarakat. Dan, mendorong pembiayaan yang berkeadilan. Karena, APBD tetap diupayakan mampu menumbuhkan ekonomi masyarakat, mengentaskan kemiskinan, serta membenahi ketimpangan pembangunan antarwilayah.

Jarot juga berterima kasih kepada jajaran Legislatif yang selalu bersinergi dengan Eksekutif dalam membangun daerah. Penyusunan APBD dengan disahkan tepat waktu. Pemerintah, disebutnya bakal menjalankan pembangunan dengan optimal. Sesuai visi dan misi yang sudah disusun. Kendati kondisi anggaran cukup berat karena terjadinya penurunan. (Dex)

 

 

Baca Juga :

KONI Sebut Sintang Sudah Siap Jadi Tuan Rumah Proprov 2018

Sukseskan Porprov 2018, Pelaku Usaha HarusBersinergi

Produktivitas Karet Menurun

Dambakan Listrik Segera Masuk ke Kampung

Astaga! Serawai Kembali Dilanda Banjir

 

banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar