Pustu, Atasi Masalah Kekerdilan!

  • Whatsapp
banner 468x60

LensaKalbar – Keberadaan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pembantu atau Pustu di Desa Nanga Ruhan, Kecamatan Serawai, diharapkan dapat meminimalisir atau mengatasi masalah kurang gizi kronis (stunting) atau kekerdilan di Kabupaten Sintang.

“Kita tahu bahwa problem di Kabupaten Sintang saat ini adalah stunting, di mana tinggi badan anak-anak, tidak sesuai dengan umurnya,” kata dr. Jarot Winarno M.Med.Ph, Bupati Sintang, ketika meresmikan Pustu Nanga Ruhan, Selasa (10/10) malam.

Pria bertubuh jangkung ini mengatakan, stunting ini menjadi masalah karena sebagai pencerminan dari pelayanan kesehatan pada 1000 hari pertama kehidupan.

(Baca: Olahraga Medium Pemersatu)

“Jadi pencerminan pelayanan kehamilan, kelahiran dan gizi anak sampai umur dua tahun,” jelas Jarot.

Selain untuk mengatasi masalah stunting, kata Jarot, pembangunan Pustu Nanga Ruhan yang jaraknya sekitar 200 Kilometer dari Ibukota Kabupaten Sintang, sebagai wujud hadirnya pemerintah melalui Program Nawacita kesatu dan ketiga dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

“Program Nawacita Bapak Presiden kita yang berkomitmen membangun dari pinggiran, juga ditindaklanjuti Pemkab Sintang melalui salah satu poin visi dan misi, yakni membangun dari pinggiran,” ungkap Jarot.

Menurut Jarot, keberadaan Pustu Nanga Ruhan ini sangat penting untuk memperpendek atau mempermudah layanan kesehatan bagi masyarakat. “Semoga masyarakat Desa Nanga Ruhan dapat merasa terbantu dari sisi pelayanan kesehatan,” harapnya.

Jarot berharap masyarakat memanfaatkan Pustu ini dengan sebaik-baik dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dari pemerintah, untuk mewujudkan masyarakat yang sehat. (Dex)

 

 

Baca Juga :

Libatkan 1000 Pelajar dan ASN, Pontianak Digoyang Jepin Massal

SE, Pelaku Usaha Wajib Pasang Pohon Manggar

SE, Pelaku Usaha Wajib Pasang Pohon Manggar

Midji Optimis 246 Hektar Kawasan Kumuh Tuntas

banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 Komentar