RSUD Sintang Tangani 18 Kasus DBD

  • Whatsapp
RSUD Ade M Djoen Sintang - Ilustrasi

LensaKalbar – Direktur Rumah Sakit Ade M Djoen Sintang, Rossa Trifina mengatakan, sejak minggu pertama hingga minggu 38 bulan ini, pihaknya sudah menangani 18 pasien DBD. Saat ini pihak RSUD masih memberikan pelayanan kesehatan kepada lima pasien. Empat anak-anak dan satu dewasa.

“Hingga saat ini belum ada yang meninggal,” ungkap Rossa, Rabu (27/9).

Dia mengaku, penanganan pasien DBD sudah sesuai standar prosedur pasien. Intinya pasien tetap mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai apa yang dikeluhkan.

“Pemeriksaan fisik juga dilakukan rutin setiap harinya, guna melihat perkembangan kesehatan pasien,” jelas Rossa.

Begitu pula dengan ketersediaan obat-obatan, juga tidak ada kendala. Secara umum masih mencukupi. “RSUD Ade M Djoen Sintang kini memiliki tiga dokter spesialis anak. Jadi untuk penanganan DBD terhadap anak tidak ada kendalanya,” katanya.

Rossa mengatakan, saat ini pihaknya belum bisa memastikan apakah Sintang sudah berstatus KLB DBD atau tidak. Pasalnya bupati yang memiliki wewenang menetapkan KLB, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan.

“Saya rasa sejauh ini belum ada kita menetapkan status KLB DBD,” ungkap Rossa. (Dex)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar