Hore…Banjir Surut, Tapi BPBD Minta Tetap Waspada

  • Whatsapp
banner 468x60

LensaKalbar – Masyarakat di Kecamatan Jelai Hulu dan Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang dapat legah. Pasalnya, kondisi banjir bandang yang melanda 16 desa di Jelai Hulu dan 12 desa di Tumbang Titi, sudah berangsur surut.

Meskipun demikian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ketapang tetap mengimbau masyarakat untuk tetap selalu waspada, meski kondisi air saat ini sudah surut.

” Selalu waspada. Jangan lengah, karena kondisi alam tidak bisa kita perkirakan,” kata Kepala BPBD Kabupaten Ketapang, Gusti Indra Kusuma, Minggu (3/9).

Gusti mengatakan berdasarkan data BPBD Ketapang ada 655 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban banjir. 655 KK itu pun tersebar di 16 desa yang ada di Kecamatan Jelai Hulu. Sementara, untuk 12 desa yang ada di Kecamatan Tumbang Titi jumlah korban masih dalam pendataan BPBD.

Namun, tambah Gusti, di Kecamatan Tumbang Titi, tidak ada rumah penduduk yang mengalami rusak berat akibat bencana banjir beberapa waktu lalu.

” Di Tumbang Titi tidak ada rumah yang mengalami rusak berat atau hanyut seperti di Kecamatan Jelai Hulu itu,” katanya.

Menurut Gusti, saat ini kondisi ketinggian air sudah relatif turun drastis. Bahkan, kondisinya untuk ketinggian saat ini sudah sesuai dengan kondisi wilayah bantaran sungai dengan ketinggian 1 hingga 3 meter.

” Jadi rumah penduduk sebagian besar sudah tidak terendam air lagi,” ujarnya. (Dex)

banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *