Dusun Kempas Butuh Jalan

  • Whatsapp
banner 468x60

LensaKalbar – Persoalan infrastruktur jalan masih menghantui aktifitas masyarakat. Ironisnya, persoalan itu pun belum mendapatkan solusi nyata dari pemerintah.

Di wilayah perbatasan juga mengalami infrastruktur jalan dan jembatan yang hancur lebur. Tetapi, di Kecamatan Tempunak tepatnya di Desa Pulau Jaya, Dusun Kempas tak kalah hancurnya infrastruktur jalan maupun jembatan.

Sejauh ini masyarakat hanya bisa bersabar dan berharap akan adanya perhatian dari pemerintah serta solusi nyata dalam mengatasi kondisi infrastruktur jalan dan jembatan yang hancur itu. Harapan itu pun sirna. Dimana, Antonius Sinjan (60) selaku tokoh masyarakat setempat mengaku umurnya sudah 60 tahun, dari kecil hingga tua ia hidup di Desa Pulau Jaya, Dusun Kempas. Raja – raja (,Pemimpin-Red) sudah berkali kali berganti. Namun, tak satu pun raja – raja yang memahami kondisi masyarakat dusun Kempas ini.

Meskipun demikian, ia dan masyarakat setempat tetap bersabar dan menunggu dengan setia kehadiran pemerintah untuk memperhatikan kondisi infrastruktur jalan dan jembatan itu.

Melihat Bupati Sintang, Jarot Winarno sampai memijakan kakinya di Dusun Kempas, Desa Pulau Jaya Kecamatan Tempunak ini. Betapa senangnya Antonius. Pasalnya, Jarot satu satunya Bupati Sintang yang mau hadir dan memijakan kakinya di Dusun Kempas itu. Bagaimana dengan sebelumnya ?. Hanya, Jarot yang hadir di Dusun Kempas. Sebelumnya, tidak pernah sama sekali memijakan kakinya di Dusun Kempas ini.

” Bangga sekali ya. Ini baru kali pertama Bupati yang datang dan memijakan kakinya di Dusun Kempas. Kalau dilihat dari kondisi jalan kita, mungkin tidak akan ada pejabat yang sampai di sini. Tapi, Bupati Jarot sangat kita apresiasi tinggi yang sudah sampai dengan membawa rombongan yang begitu banyak di dusun kami ini,” kata Antonius, kemarin.

Antonius pun tidak menyia-nyiakan  momen akan kedatangan Jarot berserta rombonganya. Dimana, ia  q langsung meminta  kepada  Bupati Jarot agar sedikit memperhatikan kondisi infrastruktur jalan maupun jembatan dari pusat desa hingga ke dusun Kempas ini.

” Kami hanya minta jalan diperhatikan. Tidak lebih dan juga tidak kurang,” ucapnya.

Menurutnya, dari Desa Pulau Jaya – Dusun Kempas kurang lebih panjang jalanya 2 KM. Kondisinya?. Sudah jelas hancur seperti bubur.  ” Bupati mungkin sudah merasakan sendiri saat melintasi jalan hancur,  Sepenjang 2 KM dari  pusat desa hingga dusun Kempas,” katanya.

Mendengar dan menyikapi persoalan masyarakat Dusun Kempas. Bupati Sintang, Jarot Winarno mengaku sudah  memahami kebutuhan masyarakat di Dusun Kempas saat berada dalam perjalanan.

“Untuk itulah saya membawa Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kabid Jalan Desa, Kepala UPJJ III ke Dusun Kempas ini supaya mereka memahami keperluan perawatan jalan ke sini. Saya senang bisa hadir di Dusun Kempas ini untuk berkomunikasi dengan masyarakat di sini. Serta mendukung masyarakat untuk menjaga dan melestarikan adat budaya yang luhur sebagai warisan nenek moyang kita,” kata Jarot.

Persoalan infrastruktur  jalan, ditegaskan Jarot, bahwa ia sudah memerintahkan kepala upjj III  untuk mmperbaiki jalan dari Simpang Begandong-Janang-Pulau Mandong-Kempas serta ruas dari Selebak ke Kempas sehingga ada konektivitas akses jalan.

” Tetapi tidak segera. kita tunggu cuaca agak panas, karena kalau pun dikerjakan sekarang malah tambah licin dan hasil tidak maksimal. Kalau saya melihat tadi, perbaikan jalan menuju Dusun Kempas ini memerlukan pembuatan drainase dan penimbunan. Saya mohon masyarakat bisa bersabar,” katanya.

Perlu diketahui juga oleh masyarakat, Pemerintah Sintang saat ini sedang fokus melakukan pembangunan dari pinggiran hingga ke kota. Kemudian, dalam melakukan pembangunan tidak bisa kita membalik telapak tangan. Semua butuh proses.

” Proses ini yang harus kita tunggu. Tetapi, saya pastikan infrastruktur jalan di dusun Kempas dapat ditangani segera mungkin,” katanya.

 

banner 728x90

banner 728x90

banner 728x90

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *